Misteri Waisai – Raja Ampat, Papua

Originally posted on Mosaic:
Kata-kata yang berseliweran di kepala saya belakangan adalah melulu tentang berita pemilu dan capres yang membuat saya gagal GOLPUT tahun ini, sampai-sampai gegap gempita euphoria kegiatan nyeret ransel ke Raja Ampat teredam begitu saja. Hehehehe… Buat yang cari berita ada apa di ujung Indonesia timur, negeri Papua, berikut kisah kami… Bersiaplah…

Tanjung Puting – How To Get There

Nah, setelah menceritakan pengalaman seru selama di Tanjung Puting… Saya mau bagi-bagi info how to get there versi saya. Transportasi : Pangkalan Bun adalah pintu masuk menuju TNTP, ada 2 maskapai yang melayani penerbangan menuju Pangkalan Bun : Kaltsar dan Trigana Air. Saya barusan dapat Rp. 1.570.000 return SBY-PKN menggunakan Trigana Air. Dari Bandara iskandar…

Gelang Cinta di Tanjung Puting

Lanjuuuuutttt….. Seperti janji saya kemaren, saya mau lanjutin cerita ke Tanjung Puting edisi kedua. Kali ini tentang cinta cintaan di Tanjung Puting… kampret dah.. Masih di camp Leakey, feeding orangutan di sini dimulai jam 2 siang. Di tempat feeding sudah nongkrong beberapa orangutan menunggu pisang, timun dan susu… menu diet mereka tiap hari. Dari tadi…

Hal-hal (gak) Penting ke Tanjung Puting

Okey, satu lagi Taman Nasional di Indonesia tertuntaskan… demi menuruti obsesi aneh versi Johanes Jonaz : mengunjungi semua Taman Nasional di Indonesia. Trip kali ini rada-rada gimanaaa gitu, secara teman-teman asik yg gila trip harus pisah jadi dua golongan… kasta bangsawan dan kasta sudra. Aku golongan mana? Tentu saja aku termsuk golongan kasta melarat, karena…

DROP – by David Bobee

Baru-baru ini pecinta seni di beberapa kota Indonesia dimanjakan dengan Festival Musim Semi Perancis ke 10. Festival tahun ini diadakan mulai tanggal 15 Mei sampai dengan 23 Juni, dan Bandung sebagai kota seni menjadi tuan rumah pembukaan festifal tersebut. Frank Micheletti sebagai pimpinan artistik festival mempersembahkan “Constellations” sebagai pembuka pertunjukan pembuka di kota Bandung, setelah…

Travel Mates

Bukan kemana tujuannya, tapi dengan siapa perginya…  Pernah nggak pergi traveling dengan beberapa orang dalam satu rombongan yang tidak kita kenal sama sekali? Saya pernah. Pertama kali adalah saat ikut paket tour ke Pulau Seribu dan kedua adalah ke Pulau Menjangan di Bali Barat. Rasanya? Yang pertama sih lumayan karena saya dan teman-teman saya ditempatkan…

Ulang Taun Surabaya Yang Ke 721

Berikut ini acara yang diadakan untuk memperingati hari ulangtahun kota Surabaya di bulan Mei.  1-31 Mei : Surabaya Shopping Festival – Diskon di tempat-tempat belanja modern, juga ada late nite shopping yg biasanya juga banyak discount. Seperti TP, Galaxy Mall, Pakuwon dl 2 Mei – 1 Juni : Pasar Malam Tjap Toendjoengan – Festival makanan Surabaya,…

Bara Bara Bira Bira

Saat saya melakukan perjalanan ke Tanjung Bira dan sekitarnya, kebetulan lagu Bara Bere by Michel Telo lagi ngehits… Jadilah lagu ini backsound perjalanan kami. Ah… rasanya sudah seabad saya nggak traveling… bukan karena sibuk sih, tapi lebih karena lagi miskin 🙂 Traveling terakhir saya bulan Januari 2014 kemaren ke Munduk, Bali. Ini pun saya traveling…

Kenaikan Airport Tax

Airport Tax efektif 01 April 2014 : 1. I Gusti Ngurah Rai (DPS) : Domestik ===> IDR 75.000 * International ===> IDR 200.000 2. Juanda (SUB) Domestik : ===> IDR 75.000 International ===> IDR 200.000 3. Sepinggan (BPN) : Domestik ===> IDR 75.000 International ===> IDR 200.000 4. Sultan Hasanudin (UPG) : Domestik ===> IDR…

Perjalanan Kontemplasi Hari Keempat – Identitas Personal Warga Munduk

Jumat, 17 Januari 2014 bisa dibilang jadi hari bersejarah buat saya. Saya mendapat “identitas pribadi” sebagai warga Munduk. Sewaktu saya bekerja di sawah, saya bertemu dengan pemuda setempat bernama Bli Betet. Entah siapa nama aslinya, namun julukannya adalah Betet. Penggunaan julukan di Munduk sudah jamak, mungkin untuk menghindari salah identifikasi karena saking banyaknya nama yang…

Kisah Perjalanan Kontemplasi Edisi Ketiga, Munduk Bali

Hari ketiga di Munduk, saya kembali ke sawah untuk melihat padi yang kemaren saya tanam. Tiba-tiba ada rasa was-was kalau nanti padi satu persatu saya tancapkan pada tanah berlumpur tidak akan tumbuh dengan baik. Sambil bercengkrama dengan Pak Lengkong, saya menitipkan “padi-padi” saya. Hari itu saya diajak mbak Ari untuk ke rumah salah satu temannya….

Tradisi Menanam Beras Merah di Bali, Perjalanan Kontemplasi Hari Kedua

Sebenarnya saya masih enggan membuka mata, udara pagi di Munduk terasa seperti lagu nina bobok seorang inang pada anak asuhnya. Udara yang sejuk segera mengganti udara malam yang terhatan dalam kamar saya. Jendela kamar saya menghadap ke Barat dan dari jauh terlihat pantai Lovina dalam balutan kabut tipis, bayangannya persis seperti gadis bali yang bertelanjang…