Tanjung Puting – How To Get There

Nah, setelah menceritakan pengalaman seru selama di Tanjung Puting… Saya mau bagi-bagi info how to get there versi saya.

Transportasi :

Pangkalan Bun adalah pintu masuk menuju TNTP, ada 2 maskapai yang melayani penerbangan menuju Pangkalan Bun : Kaltsar dan Trigana Air. Saya barusan dapat Rp. 1.570.000 return SBY-PKN menggunakan Trigana Air.

Dari Bandara iskandar Pangkalan Bun, perjalanan diteruskan menuju Kumai. Ada Taxi Bandara yang bisa mengantarkan kesana. Kira-kira ongkosnya Rp. 160.000

Dari Kumai, kita harus melapor di kantor TNTP. Untuk memasuki kawasan TNTP kita harus menggunakan kapal kelotok. Sebenarnya petugas TNTP bisa mencarikan kapal kelotok apabila kita datang on the spot (tanpa agen perjalanan) selama low season tapi kalau datang pas peak season mending pakai agen. Biaya sewa kapal kelotok bervariasi antara Rp. 600.000 sampai Rp. 1.000.000 tergantung besarnya kapal. Kemaren saya bertemu dengan pengunjung on the spot yang dapat harga Rp. 1.500.000 untuk 2 hari. Hanya sewa kapal, tanpa makanan dan lain-lain.

Untuk short visit (hanya mengunjungi 1 pos feeding), memang lebih baik on the spot saja. Tapi jika ingin berpetualang seeprti treking di hutan, tidur di kapal, treking malam, melihat kunang-kunang di malam hari dll. Saya sarankan untuk menggandeng agen perjalanan. Ada puluhan agen perjalanan yang bisa mengantar anda menikmati pesona TNTP tentu saja dengan harga yang berbeda-beda meskipun layanan yang diberikan hampir 95% mirip. Kenapa bisa beda harga? Bisa jadi karena agen yang Anda kontak hanyalah tangan kesekian, alias cuman sebagai makelar… maka hati-hatilah. Saran saya bandingkan harga dan fasilitas dan program yang mereka tawarkan, lalu ambil yang termurah…

Berikut ini nama-nama yang bisa dihubungi :
1. Pak Majid 085248590487
2. Anas Ansori 085252732601
3. Andreas 081349173743
4. I’Im 085250526005

Ingat, telpon satu persatu dan bandingkan harganya.. pilih satu yang menurut Anda masuk akal dan Anda yakin.

Apa yang bisa dilakukan?

1. Menyusur sungai sekonyer.
Jalan masuk menuju TNTP adalah sungai Sekonyer. Saya sangat menikmati perjalanan menuju ke TNTP. Pemandangan selama naik kapal kelotok sangat memanjakan mata. Mulai dari patung orang utan kita akan melihat vegetasi nipah, elang yang terbang di atas kami, burung-burung sungai, bekantan, sarang orang utan di atas pohon. Di persimpangan sungai, dimana air sungai menjadi bening, kita bisa melihat refleksi langit dan awan yang biru.. sesekali bisa terlihat ikan yang menyembul ke permukaan air. Vegetasi pun mulai berubah, sungai mulai didominasi oleh tanaman rawa dan pohon rawa yang menjulang tinggi.. Bekantan makin sering terlihat dan jaraknya semakin dekat.

2. Makan dan Tidur di atas kapal.
Pengalaman tidur di atas kapal mungkin akan jadi pengalaman yang menarik. Saya bisa merasakan sepinya dan gelapnya malam di atas sungai. Dengan kelambu dan suara air sungai di bawah kita, sensasinya tidak pernah bisa disamakan dengan tidur di tempat mana pun.
Makan di atas kapal juga sangat menyenangkan. Suasana yang berbeda dengan pemandangan alam yang maha indah di siang hari, atau jika malam hanya diterangi bintang dan cahaya lilin menjadikan makanan yang sederhana menjadi makanan palong enak di dunia. Hm… Paling enak kalo pergi sama pasangan… tapi pergi sama teman-teman juga asik kok.

3. Melihat Feeding orang utan di pos pengamatan orangutan.
Ada tiga pos yang dibuka untuk umum di TNTP. Camp Leakey, Pondok Tangui, dan Tanjung Harapan. Camp Lakey adalah post paling jauh yang bisa dikunjungi wisatawan umum. Semua perahu kelotok berhenti disini. Bisa dibilang Camp Leakey adalah camp yang paling eksotik, jam feedingnya antara jam 14.00 hingga jam 15.00. Selanjutnya adalah Pondok Tangui. Jam feedingnya adalah jam 09.00 – 10.00. Pos terakhir adalah Tanjung Harapan. Jam feedingnya adalah jam 14.00.

4. Treking
Menyusuri hutan basah, dengan rute rawa yang becek hingga savana paku yang kering mungkin bisa menyeimbangan tubuh kita dari lemak yang tertumpuk dari makanan lezat yang kita makan di kapal. Banyak pengalaman yang bisa di dapat dari trekking ini. Saya jadi banyak tahu tentang tananaman obat dan cara bertahan di hutan, tentu saja dari sharing pengalaman polisi hutan yang mengantar saya treking. Selain siang hari, treking bisa dilakukan malam. Jika beruntung kita bisa melihat jamur yang bisa berpendar dalam cahaya atau hewan nocturnal yang fenonemal.. TARSIUS.

5. Melihat pohon Natal dari ratusan kunang-kunang.
Atraksi terakhir adalah tarian kunang-kunang yang menemani kita makan malam. Jika malam gelap (bukan malam purnama) puluhan bahkan ratusan kunang-kunang akan berkumpull di pinggir sungai mengerubungi sebuah pohon. Hanya satu jenis pohon yang disukai oleh kunang-kunag, saya tidak tahu pohon apa namanya.. tapi yang pasti pohon ini akan terlihat seperti pohon natal.

Sekali lagi saya ingatkan, jika ingin berkunjung ke TNTP bacalah dulu peraturan dan jangan sekali-sekali melanggarnya. Kita berada di alam liar yang sama sekali kita tidak tahu seperti apa.

Advertisements

17 Comments Add yours

  1. winnymarch says:

    Bagi no whatsmu dong yohane

  2. Okeh. Siap menuju Puting.

  3. winnymarch says:

    noted ntar aku hub u yaa

  4. johanesjonaz says:

    jangan dikenyot ya… bang ajat 🙂

  5. Halim Santoso says:

    Mantap banget infonya… Ahh Camp Lakey itu yang pengelolaannya dipegang ama Mrs Birute ya? Ngefans ma dia… Kunang-kunang ada musimnya atau bisa dilihat tiap saat, Jo?

  6. chris13jkt says:

    Gak motret pohon yang banyak kunang-kunangnya, Jo?

  7. Lha? Diapain dong?

  8. johanesjonaz says:

    kamera gak ngatasi mas chris 🙂 ga bawa tripod juga

  9. johanesjonaz says:

    iya betul , waktu pulang papasan sama bu Birute . Kunang2nya tiap tahun asal bukan bulan purnama

  10. aulia says:

    aku beruntung banget berarti pernah tinggal di kampung yg kunang2nya rame. Emg beneran kayak pohon terang sih, dan pohon yg dia suka juga yg tertentu aja, yg paling rame dikampungku pohon api-api, dia punya bunga (atau buah) yg kayak cabe gede, daunnya gampang terbakar.

  11. johanesjonaz says:

    yes, you are so lucky !

  12. dewa says:

    yahhh tanjung puting,tanjung puting adalah sala satu tempat wisata di kalteng,tujuan utama pengunjung adalah untuk melihat orangutan,tetapi bukan hanya itu,kita juga bisa melihat beberapa hewan lainya seprti BEKANTANT LUTUNG dan juga BUAYA LIAR,jadi bagi anda yg ingin liburan keluar negeri di batalin aja,mending liburan di negara sendiri yaitu di TANJUNG PUTING,,

  13. sherlanova says:

    Hello…

    Wait! I’m on your friend (blog) list?? 😀

    Kalo jalan ajak dong… #ngarep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s