Hal-hal (gak) Penting ke Tanjung Puting

Image

Okey, satu lagi Taman Nasional di Indonesia tertuntaskan… demi menuruti obsesi aneh versi Johanes Jonaz : mengunjungi semua Taman Nasional di Indonesia. Trip kali ini rada-rada gimanaaa gitu, secara teman-teman asik yg gila trip harus pisah jadi dua golongan… kasta bangsawan dan kasta sudra. Aku golongan mana? Tentu saja aku termsuk golongan kasta melarat, karena kasta kaya sudah minggat duluan ke Raja Ampat… iya.. Raja Ampat….  #ngumpatdalamhati #ingatbulanpuasa

Sampai di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, saya udah dijemput sama petugas dari Agen Perjalanan yang ngatur perjalanan kami. Tunggu.. Agen Perjalanan? Serius? bukannya Jo anti sama yang namanya agen perjalanan?…. Iya kali ini saya harus pake agen perjalanan #tertunduklesu. Taman Nasional yang satu ini susah-susah gampang… Kesananya sih tergolong mudah, turun dari pesawat tinggal naik taksi ke Kumai lalu daftar di Kantor Taman Nasional Tanjung Puting, naik kelotok.. dan sampai deh di Tanjung Puting. Trus apa yang bikin susah? Pertama.. tempatnya terisolir dan perjalanannya lumayan jauh dari Kumai ke Tanjung Puting dan sewa kelotoknya mahal amaaaattt… kedua, gak ada penjual makanan di tempat terisolir seperti itu, lalu homestay juga terbatas… camp ground juga gak ada.. trus mau ngemper dimana coba?

Sebenarnya bisa sih kalo cuman pengen lihat orangutan doang, tapi tapi tapi….. Tanjung Puting bukan cuman orangutan doang man! Dan pilihan ikut agen perjalanan adalah pilihan yang cerdas, cerdas buat orang yg punya duit maksutnya… Dengan paket 3 hari 4 malam… sensasi yang ditawarkan tak sebanding dengan apa yang sudah kita bayar. Sensasi Orangutan, treking hutan, river cruise di sungai, hujan-hujan, jamur, candle light dinner di atas perahu, tidur diatas perahu yg bawahnya banyak buayanya… sound like amazon…

Baiklah… sekarang mulai nggacor tentang perjalanan saya.

Burung besi berwarna putih kumuh merek Trigana mendarat mulus di Pangkalan Bun, pintu masuk Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Biasalah, kalo Suketi ikut pasti deh kami jadi penumpang terakhir yang keluar bandara… narsis dulu. Di ruang tunggu ada sesuatu yang mengganggu pemandangan banget.. segumpal daging hitam bernyawa, penuh tattoo dan gigi ompong… megang HP dan ngeliatin kami… eh ternyata itu guide kami.. ya awoooh… kok serem gini ya. Namanya I’im dan…. ternyata orangnya seru gila! Yak, ini rada jayus sih : Don’t judge the book by it’s cover.. see.. jayus kan??

Image

Setelah hahahihi sebentar kami langsung naik kelotok yang lumayan besar ukurannya buat kami berlima.. Ya eweh, gw pikir kelotoknya kelotok sampan gitu, eh ternyata mirip kapal pesiar…. mirip dikit.

Inilah penamampakan Cahaya Purnama III :

Image

Kapal ini bibagi jadi dua bagian : bagian atas buat tamu dan bagian bawah buat ABK dan kapten. Kapal ini lumayan bersih, karena kaptennya galak… Dia gak bakalan membiarkan kapalnya kotor barang sedikit pun, termasuk sampah dari tamunya… heheh eh tapi dasarnya kami gak bisa rapih alias sedikit jorok, ya tetep aja bagian dek kapal banyak snack dan barang-barang pribadi yang berseliweran.. termasuk …. celdal dan sebagainya :(. Saat siang hari dek kapal berubah menjadi tempat kongkow, restaurant, dan tempat leha-leha. Jika malam, berubah menjadi…. tempat dugem… errrr… I wish..

Image

Kapal kami langsung menuju ke Camp Leakey, kalo kata orang sih ini yang paling happening dari pos-pos lain seperti Tanjung Harapan dan Pondok Tangui. Sepanjang perjalanan menyusuri Sungai Sekonyer, bang I’im gak berhenti-berhenti ngoceh tentang orangutan dan sekali-sekali nunjuk ke kanan jauh…. atau ke kiri jauh….  sambil bilang “sarang orangutan!” atau “bekantan!” trus gw dong nimpali.. “buaya!” sambil nunjuk ke bang I’im.

Image

Sungai Sekonyer ini satu-satunya akses menuju ke TNTP. Dahulu air nya seperti warna seduhan teh… tapi akibat penambangan emas, tepat di percabangan sungai, air berubah menjadi coklat lumpur. Di kiri kanan sungai banyak sekali vegetasi nipah, hingga kira-kira dua jam perjalanan lamanya hingga Sungai Sekonyer bercabang dua dan kami menuju hulu yang sebelah kanan… Nah ini dia, air sungai senonyong-konyong koder berubah… dari semula yang berwarna keruh sekarang berwarna coklat kehitaman! Air sungai yang belum terkontaminasi limbah penambangan emas. Vegetasinya juga berubah drastis… dari Nipah yang mendominasi sekarang berubah menjadi vegetasi rawa dan hutan gambut dengan selingan pohon-pohon yang entah apa namanya.. yang bisa tumbuh tinggi menjulang dan rapat. Dari sini semakin banyak bekantan dan burung-burung yang kami lihat… rasanya seperti menyuusur sungai amazon di Brazil deh… (kayak gw pernah aja)

Sebelum mendarat di Camp Leakey, saya sempatkan makan siang dulu… Dan makan siang kali ini dipersembahkan oleh Ibu Kapten, istri dari Pak Kapten yang merangkap jadi koki dan petugas kebersihan 🙂

Image

Di dermaga Camp Leakey kami dicegat sama Percy, salah satu orangutan penghuni TNTP. Perasaan saya gak karuan, antara takut dan penasaran.. oh man…. ketemu orangutan liar man! Ini perasaan campur aduk yang persis saya rasakan waktu ketemu sama komodo liar di pulau Rinca beberapa tahun lalu… saya sempat bikin rekamannya Percy, yang menurut bang I’im adalah keturunan dari Princess, orangutan terpintar di Camp Leakey… satu-satunya orangutan yang bisa bahasa isyarat, mencuci baju, naik sampan, dan menggergaji. Dan cerita ini dibenarkan oleh Udin, si polisi hutan yang mengantar kami treking pagi di Camp Leakey.

Image

Sedikit informasi, penamaan orangutan di TNTP ini merujuk pada induk betinanya. Misalnya Induk betinanya bernama Princes, maka anak-anaknya akan diberi nama dengan awalan yang sama dengan induknya… misalnya Percy, Pen dan seterusnya. Orangutan adalah binatang yang soliter, satu jantan dominan menguasai wilayah yang luasnya puluhan kilometer persegi dan berhak kawin dengan betina mana saja yang berada di wilayah kekuasaannya. The Alpha Male di camp leakey ini adalah Tom, orangutan berusia 30 tahun yang berhasil menggulingkan Kosasih, raja orangutan sebelumnya. Daaaaann… teman saya yang autis si Belle Neni berhasil menulis pohon keluarga dari Orang Utan di Tanjung Puting ini.. dasar kurang kerjaan!

Orangutan Camp Leakey

Raja : Tom. Para betina : Ahmad mempunyai keturunan Aldona, Antrax, Arya, Algis. Toet beranak Thor dan Therry. Gara punya anak Gina, Gerry, Getwick, dan Gethard. Unyuk adalah orangutan paling agresif di camp leaky punya anak bernama Uning. Uning mempunyai anak namanya Ukraine. Princess punya anak bernama Pita, Pan & Percy. Pita & Pan, adalah dua bersaudara yg paling nakal, suka merusak pos polhut di camp Leakey untuk cari makanan. Carlos adalah orangutan yg rakus & ga mau berbagi makanan saat feeding, dia adalah anak dr Carrie. saudaranya Carlos bernama Charles & Candy. Mario adalah orangutan kecil yg suka bergelantungan di dekat dock, dia adalah anak dari Mut. Siswi adalah orangutan cerdas yg bisa gosok gigi, menggergaji & mencangkul. Siswi adalah anak dr Siswoyo. Siswoyo mati karena sakit pencernaan. Messy adalah orangutan liar yg suka bermain petak umpet dg Getwick. Messy adalah anak dr Mucho. Yuni punya anak bernama Yolanda, Yahoo, Yuyut & Yosmit. Bingung kan kalian? Aku juga!

ImageImageImage

Orangutan Pondok Tangui

Raja : Doyok, yang menjadi raja setelah mengalahkan Masran yang setelah dilengserkan menjadi penghuni pos di pintu masuk dan akrab dengan manusia demi menjauhi Doyok. Kopral adalah orangutan sitaan dari penduduk,, sudah semi liar dan menjadi pejantan kedua setelah Doyok. Rica adalah betina utama, punya anak bernama Rubi. Siswa punya anak bernama Steven. Selian itu ada Leo, orangutan kecil yg suka mencuri makanan saat feeding. Masih bingung? Sama!

Orangutan di camp Tanjung Harapan

Yani dulunya adalah raja penguasa camp Tanjung Harapan sebelum dilengserkan oleh Gundul yang tertangkap basah memperkosa… er.. sebut saja bunga… Saya sempat memvideokan adegan anonoh yang disaksikan puluhan pasang mata… memalukan kau Gundul! Chelsea adalah orangutan muda yg suka mencuri makanan saat feeding, apalagi saat ada Gundul di tempat feeding.

Kelihatannya semua orangutan terlihat serupa, tapi percayalah.. para staff TNTP mampu membedakan satu sama lainnya. Kalo buat saya mereka itu lucu, tapi bagi polisi hutan.. mereka itu nyebelin karena suka ngerampok kalo ketemu polisi hutan yang lagi bawa makanan.. Si Gedwick suka nguntit kami dari belakang, tapi pas kami noleh dia pura-pura ngeliat yang lain… tapi waktu kami terusin jalan… dia ngikutin kami.. waktu kami noleh, dia pura-pura gak liat… drama banget!

Ah.. gw capek nulisnya… besok gw lanjutin lagi gimana kami diajar cari minum dari akar, menentukan jamur yang bisa dimakan, dan tanaman obat di hutan.

 

 

 

Advertisements

35 Comments Add yours

  1. yusmei says:

    Harga tripnya berapaan tuh Jo? Penasaran pengin ke sana juga. tapi kalau sendirian mbolang gak mungkin kan? 🙂

  2. johanesjonaz says:

    kemaren gw dapat 1.8 untuk 4 hari 3 malam, diluar pesawat.

  3. kazwini says:

    Kaya cerita Zarah banget ya kak..
    Liat kunang-kunang ga?
    Nama orangutannya kok keren-keren ya

  4. dhaverst says:

    bisa PM… maslah harga.. sep okt saya kesana mas…. dan CPnya.. ehehehhehe

  5. Ncis says:

    Aaaaak Tanjung Puting! 2 tahun lalu saya ke sini. Suka banget deh pas tinggal di atas perahu klotok. Apalagi kalo malem pas nyampe di padang nipah ada jutaan kunang-kunang yang bikin suasana romantis gimana gitu.

  6. Dinanggraini says:

    Belle neni kawin dgn Bagito anaknya namanya Begajul #cocok

  7. johanesjonaz says:

    Liat dong Kaz… malam terakhir liat kunang-kunang yang bergerombol di pohon … persis kayak pohon natal 🙂
    Iya jadi keinget Zara… tapi aku gak ketemu bu Birute 🙂

  8. johanesjonaz says:

    Bang Dhave bisa hubungi bang I’im di im2ambo@yahoo.com

  9. johanesjonaz says:

    iya… kunang2nya banyak banget.. dan kebetulan lagi nggak bulan purnama… jadi kunang-nya banyak yang keluar

  10. johanesjonaz says:

    cemburu ya meng? nanti aku kawinkan kamu sama Doyok

  11. dhaverst says:

    syaap tenkyu yah…

  12. dhaverst says:

    mailerdaermon mas….. 😀

  13. aulia says:

    It sounds you having fun there. 😀

  14. johanesjonaz says:

    I did beb.. 🙂

  15. johanesjonaz says:

    oh maaf, salah.. im2ambo@gmail.com
    no telponnya I’im Tanjung Puting : 085250526005

  16. dhaverst says:

    TeKaPeh…suwun cak

  17. Akhirnya, ketemu sodara jugaaaaaa!

  18. johanesjonaz says:

    nenek moyangmu di gunung malang kang…

  19. Yang bikin pohon keluarganya niat amat, Jo. Pening aku bacanya. Hahaha..

  20. johanesjonaz says:

    gak punya kerjaan dia memang 🙂

  21. chris13jkt says:

    Seru amat Jo, jadi pengen kesana juga. Kalau mau hubungi agen perjalanannya itu langsung ke Bang Iim?

  22. ealah ses!! arisan ibu-ibunya seru bingit yak!! :))

  23. johanesjonaz says:

    lebih baik ke bang i”im.. dia tangan pertama 🙂

  24. potrehkoneng says:

    errrrrrr…. envy!

  25. caroko says:

    Trip impian nih. Bang iim ya CP nya. Ada yg mau nge trip bareng bulan desember? Sharing cost

  26. iyoskusuma says:

    Sepaham! Awalnya agak males ke TNTP karena harus pake tour operator. Nanya sana-sini, termasuk nanya warga lokal sana via couchsurfing, ternyata memang sangat sangat sangat disarankan pake tour operator ya.

    Dikira akan garing kriuk karena pake itu. Ternyata. Seru abis. Ga nyesel. Sampe sekarang pun gw masih bangga utk rekomendasiin tempat ini ke temen2 kantor 🙂

  27. so far, this is the most unique sanctuary park I ever know.

  28. iyoskusuma says:

    Ya.. Seru banget susur sungainya. Agak beda aja. Biasanya kalo ga gunung, ya pantai. Ini sungai. Cool!

  29. ticka pizzela says:

    Kalo ngetripnya sendirian gt harga nya jd Mahal banget ya??? Tips nya apa ya kalo buat solo traveler?

  30. iya, jatuhnya pasti mahal, soalnya mesti sewa satu perahu untuk perjalanan selama 3 hari 2 malam di hutan pedalaman. Perahu ini semacam hotel dan resto penyewanya. Tipsnya coba gabung di milist traveling, biasanya ada yang bikin trip barengan. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s