Berawal di Karimun, berlanjut ke Starbucks..

Nggak penting kemananya.. yang penting itu sama siapa perginya…

Dedicated to : (berdasarkan abjad… biar aku gak dimarahin kayak kemaren) Dian, Erik, Hana, Kenchos, Ledy, Mas Toni, Pak Yut, dan Rizal.

Jumat, 28 September 2012, pukul 22.00… kami bertiga; Ledy, Saya dan Dian, berangkat menuju ke Jepara. Dalam perjalan ke Karimunjawa kali ini saya tidak mengatur sendiri perjalanan kami, tapi kami ikut paket perjalanan sebuah agen traveling. Memang saya nggak ngoyo untuk mengatur trip kali ini, karena Karimunjawa sudah begitu populer dan ada ratusan agen perjalanan yang bisa mengaturnya… jadi kenapa musti repot? Alasan dana toh juga nggak masalah, secara rate yang mereka tawarkan tidak jauh beda dengan kalkulasi kami sendiri.

Sampai di pelabuhan Jepara pukul lima pagi, dan kami bertiga nongkrong di sebuah warung sambil makan mie instan dan menghangatkan diri dengan teh panas. Seperti biasa, mulut nyinyir warisan gank jompo mulai beraksi… mulai ketawa ngakak ngomongin kejadian gak penting sampe mati gaya ngetwit2 kejadian yang ada hubungannya sama Karimunjawa; dari update status gak penting sampe Lucky-nya Ninot… maaf lho Not, reflek…

Jam menunjukkan pukul 8 pagi, saatnya bergegas menuju Ferry “Muria” yang membawa kami menyeberangi laut Jawa menuju Karimunjawa. Rupanya ini adalah awal mati gaya kami bertiga, nunggu Ferry yang ternyata baru berangkat satu jam lagi. Kata teman saya untung ada soc med.. dan kami mulai berlomba banyak2an komen.. sedih ya bacanya…. dan setelah beberapa kali bel kapal berbunyi kapal kami mulai beranjak, namun sebelumnya nahkoda kapal mengajak kami berdoa dengan khusuk… hm.. serasa naik haji.

Setelah enam jam mabok laut, akhirnya tibalah saya di dermaga Karimunjawa. Saya dijemput Pak Kapten, dan ternyata ada 3 orang lagi yang tinggal satu guest house dengan kami. Mereka adalah Kenchos, Pak Yut, dan Mas Toni. Sewaktu kenalan, saya cuman mendengar mereka dari Surabaya, dan selebihnya dusta… (Kenchos terutama)..

Sore itu saya menikmati sunset di dermaga Barat setelah snorkeling pemanasan di perairan seputar dermaga. Kami mulai akrab dengan teman serombongan kami. Kenchos mulai minta foto bareng, Dian mulai flirting flirting, Ledy mesem-mesem. Disini saya menemukan istilah baru dalam dunia fotografipun : foto Selulit hahahhaha… Entah demi apa, Dian dan Ledy mendengar serombongan mbak2 minta foto “selulit” dengan ekspresi serius… eh, rupanya yang mereka maksut adalah foto siluet.. #terdiam sejenak lalu ngakak… dan disinilah Ledy dan Dian menamakan Kenchos: Luki KW… hahhaha sekali lagi maaf ya Not..

Menjelang malam kami main-main di satu-satunya cafe di Karimunjawa. Namanya cafe Amore, cukup cantik dengan view dermaga timur, dilengkapi dengan furniture klasik ukiran dari jepara, serta beberapa poster jazz vintage dengan penerangan lampu antik. Minumannya juga terbilang murah, berkisar antara 10.000-20.000 rupiah. Tapi jangan sampai kena jebakan batman… jangan pesan minuman yang ada unsur orange-nya, entah itu orange punch atau orange something… karena rasanya yang aneh, kata teman2 seperti campuran bodrexin dan parfum setrikaan, sampai-sampai minuman ini dijadikan minuman hukuman buat yang kalah main ABC lima dasar keesokan harinya.

Pagi menjelang dan kamipun siap berangkat! Hari pertama pak Kapten membawa kami ke pulau kecil, pulau tengah, gosong pasir, dan menjangan besar. Di pulau kecil, ada sesi fotografi dalam air, bagi saya dan beberapa teman ini adalah sesi penyiksaan. Kami diminta menyelam dalam air lalu pak Kapten mengambil foto kami.. Saya hanya berhasil sekali saja dan itu pun nggak bagus… berikutnya kami makan siang di pulau tengah, menunya ikan bakar.. sambil foto-foto alay… Di pulau tengah ada warung, Dian dan Luki KW bertugas membeli buah dan minuman dingin,  Mas Toni sibuk hunting foto toket, nenek Ledy asik di Hammock sambil dengerin lagu, sedangkan saya dan Pak Yut sibuk merokok dan menikmati indahnya pulau ini. Setelah makan siang saya dan teman-teman melanjutkan perjalanan ke gosong pasir dan berenang bersama hiu di pulau Menjangan Besar di penghujung hari.

Saat malam tiba, setelah makan malam kami kembali ke Amore… tempat favorit kami. Kami janjian dengan kawan lain yang datang dari Bogor yakni Erik, Hanna, dan Rizal. Anak2 Bogor ini juga asik seperti Luki, Mas Ton, dan Pak Yut dan kami segera ngeblend dan akrab… mulai saling membullly dan becanda-becanda gak jelas dengan lepas, ngga ada sungkan lagi… wih untung teman setrip saya kali ini mereka! It was so much fun, terutama dengan permainan ABC Lima Dasar nama anggota tubuh dan negara, yang sukses membuat Kenchos aka Luki KW minum jus orange dari neraka itu.. hahahha

Hari berikutnya kami bersembilan diajak Pak Kapten menjelajah bagian barat Taman Nasional Karimunjawa ini. Destinasi pertama adalah pulau Menjangan Kecil, dilanjutkan dengan makan siang di Pulau Kleang, lalu ke Gosong Karang dan diakhiri dengan menikmati sunset di Tanjung Gelam.

Seperti hari sebelumnya, Pak Kapten juga meminta kami untuk pose underwater. Rupanya teman2 sudah tau triknya dari pengalaman hari kemaren, dan hasilnya mereka lebih tenang di dalam air sehingga Pak Kapten bisa mengambil foto yang lebih bagus dari kemaren… Kalo kemaren yang jadi bintangnya adalah Pak Yut, hari ini yang jadi bintangnya adalah Mas Toni.. fotonya cakep2… nggak seperti saya, meskipun saya sudah nggak panik.. tapi saya masih belum berani sering2 nyelam, jadi foto saya cuman dikit, sama kayak Dian dan Kenchos… tapi yang paling parah adalah Ledy… dia dibantu “ditenggelamkan” oleh kru, lalu di foto.. tapi foto yang keliatan malah seperti percobaan pembunuhan…

Hari ini kami pulang lebih malam… dengan ombak yang lebih besar dan angin yang bertiup lebih kencang… scarry.. tapi semuanya pura2 cool… Hari kedua lebih melelahkan menurut saya, tapi saya dan teman2 tetap bertandang ke Amore… untuk sekedar ngobrol dan bercanda seru.. Benar-benar perjalanan yang beruntung! Beruntung bisa menyaksikan indahnya alam laut Karimunjawa, beruntung bisa dapat teman2 baru yang asik, dan beruntung dapat kapal cepat kembali ke Jepara, tanpa harus menghabiskan 6 jam yang menjemukan di ferry.

Sepulang dari Karimunjawa, kami janjian untuk ngobrol dan ketawa-ketawa lagi di Starbucks! yay!

Summary :

Secara garis besar, Taman Nasional Karimunjawa menang di koralnya yang masih utuh dan rapat… Di tempat lain, saya tidak mendapati koral utuh selebar puluhan meter seperti yang ada di Karimunjawa ini. Ikan yang saya lihat tidak banyak bervariasi, namun di Karimunjawa menang kuantitas. Tidak banyak anemon laut yang terlihat, seperti yang saya lihat di perairan Labuan Bajo, Flores. Tapi saya tetap menemukan ikan badut (nemo) di perairan dangkal.

How to get there? Banyak sekali agen perjalanan ke Karimunjawa. Untuk lebih jelasnya bisa telpon pak Kapten di 082134794613

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

22 Comments Add yours

  1. nyonyasepatu says:

    Berasa ikutan yaaaaa

  2. johanesjonaz says:

    iyaaaaaaaa…. dejavu ya? xixixixixixi

  3. Seru Jo! Hope mine next week will turn up great too :p #fingers crossed!!

  4. Erick reinaldy says:

    Suer g nyangka loh trip kmrn smpe d bikin cerita gni.. Hehehe

  5. johanesjonaz says:

    iya Rik, gw selalu menulis catatan perjalanan setelah bepergian.. travel writer nih ceritanya 😛

  6. Ely Meyer says:

    saya sdh lama pengen ke Karimunjawa tapi belum kesampean sampai skrg

  7. johanesjonaz says:

    mudah kok… sekarang sepertinya ada kapal ke karimun dari jepara tiap hari.. bisa pergi atur sendiri atau ikut paket yg seperti saya lakukan waktu lalu.. atau gak sempat karena ga ada waktu? hheheh salam kenal

  8. Ely Meyer says:

    amankah di sana ?
    salam kenal juga ya 🙂

  9. johanesjonaz says:

    aman mbak… 100 aman 😛

  10. Ely Meyer says:

    wah .. kalau ke sana hrs mampir ke karimunjawa nih 🙂

  11. johanesjonaz says:

    iya… baru tau kenapa nggak bisa ke karimun panjenengan, lha wong hidupnya disono hehehhe.. semoga kalo pulang ke Iindonesia bisa mampir ke karimunjawa

  12. Ely Meyer says:

    ya Insya Allah nanti mau ke sana, sering ngiler liat foto teman blogger lainnya yg sering ke sana, Jonaz ada rencana mau ke sana lagi ngak ?

  13. johanesjonaz says:

    Eh, untuk waktu dekat ini kayaknya belum mbak.. Mungkin nanti lagi 🙂

  14. Cumi MzToro says:

    it’s about journey, not destination …….

  15. chiemayindah says:

    Wua… lihat foto-fotonya tambah pengen ke karimunjawa… Eh tapi, banyakan foto narsisnya daripada foto karimunjawa #DilemparkeLaut 😀

  16. johanesjonaz says:

    hahahahaha… iya.. gak bawa foto underwater soalnya. jadi yg motoin si guide

  17. Kristin says:

    You forgot to mention my name there.

  18. Ncis says:

    Suatu saat kudu ke sini deh, masak orang Semarang yang notabenenya deket secara geografis malah belum pernah. hiks

  19. johanesjonaz says:

    harus.. cuman selemparan kolor doang kalo semarang ke karimun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s